Langsung ke konten utama

TOL BOGOR OUTER RING ROAD (BORR)



Pada Tugas Ilmu Sosial Dasar kali ini, kita diperintahkan untuk membentuk beberapa keompok yang terdiri dari 6 orang untuk melakukan wawancara mengenai pembangunan infrastruktur yang bertempat di area jabodetabek sekaligus terjun langsung ke lapangan untuk melakukan wawancara tersebut. Sebelum mengerjakan Tugas tersebut tiap tiap kelompok sudah memiliki rencana untuk wilayah/proyek yang akan dikunjungi. Dikelompok saya sudah memilih proyek Tol Bogor Outer Ring Road sebagai tujuan wawancara untuk menyelesaikan tugas kami, dikarenakan Perusahaan yang akan kita wawancarai adalah perusahaan BUMN maka kelompok kami harus membuat Surat Perizinan dari Pihak Kampus untuk PT. WIKA yang berlokasi di Kedung Badak.
Kita melakukan wawancara dan meminta izin dari PT.WIKA untuk 1 hari berada di Area Proyek Outer Ring Road Bogor. Pertama kami diperintahkan oleh bagian QC (Quality Control) untuk bertemu dengan Pak Hendra selaku Site Manager dan didampingi oleh Pengawas Lapangan Pak. Faisal, setelah memperkenalkan diri kami langsung meminta waktu untuk melakukan wawancara dengan mereka.
Jadi Proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) ini telah direncanakan oleh pemerintah sejak tahun 2011 dan mulai dikerjakan pada januari tahun 2017. Proyek BORR ini adalah kelanjutan dari Proyek sebelumnya Tol Simpang Jalan Baru – Kedung Badak. Disaat kita melakukan wawancara Proyek BORR ini sudah mencapai sesi ke IIB dimulai dari Ruas Kedung Badak – Yasmin dan dalam pembangunan Proyek ini terdapat bebera sesi yang nantinya akan menghubungkan Bogor – Parung – JORR, Ruas tersebut adalah pembaharuan dari rencana awal dimana sebelumnya akan menggunakan ruas Sentul Selatan – Kedung Halan – Kedung Badak – Yasmin – Dramaga.

Pada sesi IIB ini Proyek Tol BORR telah mencapai 35%, Proyek seksi 2B dipercepat agar bisa segera melanjutkan ke proyek jalan tol BORR seksi 3A dari simpang Yasmin sampai wilayah Semplak sepanjang 3,5 kilometer, seluruh proyek jalan tol BORR ditargetkan selesai pada 2021.
Pada tanggal 26 Oktober 2017 Sempat terjadi sebuah insiden dalam pekerjaan dimana Sebuah portable tower crane atau alat pengangkut beban portabel yang digunakan dalam proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) sesi IIB ruas Kedung Badak - Simpang Yasmin mendadak jatuh dikarenakan cuaca pada saat itu sangat buruk terjadi hujan lebat disertai angin kencang, namun tidak ada korban dalam peristiwa tersebut karena dalam perusahaan ini keselamatan adalah nomor 1 (Safety First).
Tidak ada Komplain atau protes keras dari warga setempat mengenai adanya pembangunan Tol BORR ini melainkan antusias dari warga agar Proyek ini cepat selesai dan dapat digunakan. Selain kontruksi bangunan, MSJ selaku operator Tol BORR juga sudah memindahkan kurang lebih 400 pohon yang terkena Proyek Tol. Saat ini ratusan pohon tersebut tengah menjalani karantina dan nantinya pohon-pohon itu akan ditanam kembali di beberapa titik wilayah secara keseluruhan pohon yang akan ditanam sekitar 1000 pohon.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karakter Masyarakat Modern

Masyarakat modern adalah masyarakat yang sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya yang terarah ke kehidupan dalam peradaban masa kini. Pada umumnya masyarakat modern tinggal di daerah perkotaan, sehingga disebut masyarakat kota. Namun tidak semua masyarakat kota tidak dapat disebut masyarakat modern,sebab orang kota tidak memiliki orientasi ke masa kini, misalnya gelandangan.   Seiring dengan perkembangan zaman, kebudayaan umat manusia telah mengalami perubahan. Saat ini dunia tidak lagi berada dalam dunia kognisi atau dunia tidak lagi mempunyai pusat kebudayaan sebagai dasar pencapaian kesempurnaan tata nilai kehidupan dikarenakan oleh pola pikir masyarakat yang sudah modern. Hal ini berarti semua kebudayaan duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, yang saya maksud disini adalah tentang pandangan masyarakat/remaja indonesia yang berbeda beda, kita duduk sama rendah karena kita memposisikan diri seperti masyarakat barat/asing dan itu sudah berjalan s...

NEGERI AWAN TEMBAGAPURA

                             Tembagapura adalah sebuah kota kecil yang berada di wilayah Indonesia Timur tepatnya di Papua. Kota Tembagapura ini terletak di lereng pegunungan jaya wijaya/cartenz dan kota ini sebagian besar penduduknya adalah karyawan perusahaan tambang terbesar di dunia yaitu PT. Freeport Indonesia.                  Mengapa saya bisa sebut Negeri Awan karena kota ini terletak pada ketinggian 2.500 mdpl dan setiap harinya kota ini selalu diselimuti oleh awan awan tebal, mempunyai iklim yang dingin berkisar antara 5-20 o c dan juga kota ini jarang berjumpa dengan matahari. Meskipun begitu, disaat kota ini tidak terselimuti oleh awan maka kalian akan menemukan pemandangan yang sangat indah dan sangat menyejukan mata.             Tembagapura sendiri baru ber...